Hal sederhana namun terasa begitu luar biasa
Kusebut sederhana karena semuanya tanpa usik
Bahagiaku tak harus dengan hal luarbiasa
Karena sederhanamu bagiku begitu bermakna
Sekarang aku tersadar
Ternyata diri tak sekuat dengan apa yang dikira
Espektasiku mampu dengan ini semua
Tapi nyatanya realita berbeda
Aku yang sok gagah mengatakan
"Peranku cukup mengagumi tanpa harus memiliki"
Awalnya memang mampu untuk beberapa hari
Namun tidak untuk saat ini
Aku mulai takut dengan rasa kehilangan
Tapi sudahlah, siapa aku bagimu?
Jika memang kaulah tulang rusukku
Maka ketakutan ini tak layak menghantuiku
Tugasku sekarang cukup memperbaiki diri
Setidaknya layak untuk bisa memiliki
Tak boleh menyerah pun sekedar bermimpi
Kita selalu punya jalan langit untuk mengatasi
Tidak ada komentar:
Posting Komentar