Wajahmu kiyan keriput
Menggambarkan jiwamu kiyan ribut
Ku tahu ini ulah anakmu
Anakmu yang mudahnya bertekuk lutut
Untungnya do'amu selalu di sambut
Satu hal yang selalu buat ku tersalut
Tiada pernah kau menuntut
Akan jerih payah yang pernah kau gelut
Yang nyatanya tak pernah ku ikut
Ikut menapaki kepedihan yang meruntut
Ketika hati ini resah kau membantu
Namun giliran hati mu, ku tak pernah tahu
Seego itu kah diriku
Kumohon ampuni anakmu
Karna ku tahu ridha Allah ada pada dirimu
Sapa diriku dengan kelembutanmu
Agar ku kembali tersadar
Tersadar akan berharganya dirimu
Dirimu si pemilik kelembutan Qolbu
Oh ibuku
Tidak ada komentar:
Posting Komentar